Belajar Membuat Langit Lebih Biru Dengan Photoshop


Langit yang biru dan cerah merupakan idaman setiap penggemar fotografi, karena birunya langit akan menambah keindahan dan kedalaman foto. Namun langit yang biru seperti ini makin susah saja didapat, apalagi jika anda memotret obyek di kota – kota besar, abu-abu dan pucat adalah warna langit sehari-hari.
Untunglah dengan Photoshop kita bisa membuat langit lebih biru (lihat contoh diatas). Kita akan memanfaatkan tool bernama Graduated Filter yang tersedia dalam Adobe Camera Raw (otomatis di install bersamaan dengan anda menginstall Photoshop). Tool ini diciptakan untuk meniru cara kerja Filter Gradasi yang biasanya dipasang didepan lensa anda.

Berikut langkah-langkahnya:

1. Buka foto anda di Adobe Camera Raw.
Jika anda memiliki foto dengan format raw anda bisa langsung membukanya di Adobe Camera Raw, jika anda memiliki foto dengan format JPG/JPEG atau TIFF ikuti langkah ini untuk membuka file tersebut di Camera RawAktifkan tool Graduated Filter, tekan tombol G di keyboard anda begitu foto sudah terbuka di Adobe Camera Raw, untuk mengaktifkan Graduated Filter tool 
  
2. Tekan dan tahan tombol Shift,
sambil anda klik di ujung atas foto lalu tarik mouse anda ke bawah (tergantung ketinggian langit), untuk foto ini saya tarik sampai dibawah lambang Garuda.
3. Tekan dan tahan tombol Shift,
sambil anda klik di ujung atas foto lalu tarik mouse anda ke bawah (tergantung ketinggian langit), untuk foto ini saya tarik sampai dibawah lambang Garuda.

 
4. Atur parameter di sebelah kanan. 
Mainkan parameter-parameter disebelah kanan sampai anda mendapat warna langit yang sesuai selera. 
5. Catatan: 
Grid gradien: pin hijau adalah ujung atas dan pin merah adalah ujung bawah. Exsposure: makin rendah maka makin gelap; saturation: makin besar akan makin kuat warnanya; color: untuk warna langit pilih warna biru tua di color picker. Jadi, warna langit di foto anda akan lebih menarik. 
Sekedar tambahan: anda juga bisa menggunakan trik ini untuk membuat gradien lainnya, bukan hanya warna langit


(belfot.com)

8 Tips "Belajar Meningkatkan Kecepatan Autofokus Di Kondisi Low Light"

Saat memotret di tempat yang terang, sistem autofokus kamera tidak akan pernah kesusahan mengunci fokus. Namun cobalah anda pergi ke tempat yang remang, maka sistem autofokus akan mulai kesusahan mencari dan mengunci titik fokus.

Berikut 8 tips agar kamera anda tetap cepat dan akurat mengunci autofokus meskipun anda memotret di situasi minim cahaya:

1. Gunakan Titik Fokus Di Tengah

Apapun merk kamera DSLR anda, saat memotret di tempat yang remang sebaiknya gunakan titik fokus ditengah-tengah frame. Kenapa? karena titik fokus paling tengah menggunakan jenis sensor cross type yang bekerja lebih cepat dan akurat dibanding titik fokus manapun.

2. Manfaatkan fitur AF-Assist

Saat kesulitan mengunci fokus, anda bisa mengaktifkan fitur AF-Assist melalui menu AF di kamera yang akan menyalakan lampu kecil didepan kamera anda yang bisa membantu sistem autofokus. Untuk menggunakan Af-Assist, anda harus menggunakan mode autofokus AF-Single (baca juga tentang mode autofokus kamera DSLR: AF-S, Af-C dan hybrid).

3. Carilah Benda Dengan Kontras Cukup

Hindari mengarahkan titik fokus anda di area yang memiliki satu warna, atau tanpa tekstur. Carilah benda yang memiliki kontras cukup yang membedakannya dengan latar belakang. Saat memotret tembok, carilah figura atau jam dinding.

4. Nyalakan Semua Lampu Atau Gunakan Lampu Tambahan.

Kalau diruangan ada 2 lampu dan hanya menyala satu, nyalakan dua-duanya. Atau kebetulan anda membawa lampu senter, gunakan, terutama jika kamera anda tidak memiliki fitur AF-Assist. Saat menggunakan lampu senter, arahkan sinar ke obyek dimana titik fokus berada.

5. Gunakan Mode Live View

Kamera DSLR saat berada di mode live-view menggunakan moetode contrast detection yang biasanya lebih akurat meskipun lebih lambat mengunci fokus. Live mode juga kadang sangat berguna saat kita menggunakan manual fokus karena layar LCD jah lebih lebar dan besar dibanding viewfinder.

6. Gunakan Tripod

Memakai tripod akan meningkatkan akurasi fokus secara signifikan, seremang-remang apapun cahayanya. Terutama saat anda menggunakan live mode, maka tripod akan sangat membantu. Baca tips memakai tripod agar stabil.

7. Gunakan Flash Built-in Atau Flash External Jika Mengijinkan

Flash bawaan kamera memiliki mode pre-focus flash dimana flash akan menyala sebentar untuk mengunci fokus. Sementara flash external macam Canon Speedlite memiliki lampu LED yang membantu sistem autofokus dalam kondisi gelap minim cahaya. Jika menggunakan flash bukan halangan buat anda, anda bisa memanfaatkan flash untuk membantu autofokus dalam situasi ini.

8. Jika Semua Cara Diatas Gagal, Gunakan Manual Fokus

Jika sistem autofokus kamera gagal mengunci fokus meskipun anda sudah mencoba macam-maca cara diatas, beralihlah ke manual fokus. Kuno namun sangat terpercaya. Berikut ini artikel dan tips cara menggunakan manual fokus dengan baik.
Nah selamat mencoba.


 (belfot.com)

5 Tips "Belajar Setting Kamera Yang Harus Diperiksa Sebelum Mulai Memotret"

Pernah tidak mengalami kejadian seperti ini?
  • Anda pulang dari acara memotret dan baru menyadari bahwa tadi di sepanjang pemotretan anda menggunakan ISO 1200, padahal acaranya dilaksanakan di siang bolong saat ISO 200 saja cukup
  • Anda baru menyadari bahwa anda menggunakan settingan white balance untuk mendung, padahal dari awal acaranya dilakukan diruangan dengan penerangan lampu neon
Kesalahan mendasar seperti ini membuat kita harus bersusah payah melakukan koreksi pada foto, kalau satu dua sih tidak masalah, kalau ratusan foto?. Okelah, mungkin dengan bantuan software kita bisa melakukan koreksi dengan relatif cepat, tapi bukankah lebih enak kalau kesalahan seperti ini bisa dihindari sejak awal.
Secara mendasar, ada 5 setting di kamera digital anda yang harus selalu diperiksa sebelum jari memencet tombol shutter pertama kali dalam sebuah sesi pemotretan. Silahkan:


1. Periksa Settingan White Balance Anda


Gunakan settingan white balance yang sesuai dengan kondisi, atau kalau anda percaya dengan kamera, set white balance di posisi auto. Baca lebih jauh tentang white balance.

2. Hidupkan Highlight Warning Kamera


Tips ini ampuh untuk menghindari foto yang overexposure. Highlight warning adalah penanda yang muncul di layar LCD kamera saat ada bagian foto yang terbakar alias overexposed. Selain menggunakan highlight warning, anda juga bisa memeriksa histogram di LCD kamera digital anda.

3. Periksa Setting ISO

 


Settingan ISO menentukan seberapa peka sensor kamera terhadap cahaya, makin tinggi angkanya semakin peka. Kalau tadi malam anda memotret pesta ulang tahun teman anda di restoran, pastinya ISO yang digunakan akan berbeda dengan setting ISO saat akan digunakan untuk memotret acara gerak jalan dijalan raya.

4. Periksa Setting Ukuran dan Format Foto




Memotret ribuan foto sekaligus, seperti misalnya saat anda hunting di kebun binatang (baca tips memotret di kebun binatang), tentunya membutuhkan pengaturan ukuran foto yang berbeda dibandingkan memotret keluarga di studio misalnya, apalagi jika kartu memori yang anda miliki kapasitasnya berbeda.
Format foto, apakah harus memilih JPG atau RAW juga wajib dipertimbangkan sebelum sesi foto anda dimulai.

5. Periksa Settingan Mode Exposure Kamera




Dalam kamera SLR atau pocket, biasanya tersedia beberapa pilihan untuk mode eksposur yang anda pilih: Manual – Aperture Priority – Shutter Priority – Mode Program dan beberapa preset bawaan kamera digital. Pastikan anda sudah mengetahui mode mana yang akan anda pilih.
Lakukan 5 persiapan diatas, maka acara hunting, sesi memotret maupun iseng-iseng memotret acara di RT anda akan lebih lancar dan anda juga akan terlihat lebih jago.


(belfot.com)
 

Design in CSS by TemplateWorld and sponsored by SmashingMagazine
Blogger Template created by Deluxe Templates